• Home
  • Profile
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Identitas
    • Struktur Organisasi
    • Profil Pengajar dan Staf
    • Fasilitas
    • Keunggulan Prodi
    • Manual Sistem Mutu
  • Akademi
    • Pendahuluan
    • Program dan Metode Pend.
    • Tri Dharma PT
    • Networking
    • Kurikulum
  • Mahasiswa
    • Profil Mahasiswa
    • Keluarga Mhs Farmasi
      • Pendahuluan KMF
      • Kegiatan KMF
    • Paguyuban Alumni
  • Penelitian
  • Pengabdian Masyarakat
  • News
Klik disini untuk informasi lebih lanjut

PENGEMBANGAN FORMULA GEL REPELAN MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum sp) SEBAGAI ALTERNATIF PENOLAK NYAMUK

Krisandika Fajar Arini, Novena Yety Lindawati

INTISARI

Nyamuk merupakan vektor penyakit yang berbahaya, yang dapat menyebabkan suatu wabah penyakit yang meresahkan masyarakat, seperti malaria, demam berdarah dengue, dan demam chikungunya.

Penelitian ini dilakukan usaha untuk memberikan alternatif penggunaaan bahan alam yaitu minyak atsiri dari daun kemangi (Ocimum basilicum sp) sebagai repelan untuk mencegah efek samping dan resiko lain yang ditimbulkan oleh repelan dari bahan kimia. Digunakan 3 formula dengan komposisi polietilenglikol 400 dan carbopol 3 % sebagai berikut: Formula 1 (12,4%;25%); Formula 2 (14,4%; 29,5%) dan Formula 3 (16,4 %; 34%).

 

Minyak atsiri dari minyak daun kemangi (Ocimum basilicum sp) diuji secara kualitatif menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Harga hRf antara minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum sp) (24) dan standar eugenol (23,5) memiliki nilai dan warna yang hampir sama, menunjukkan sampel uji mengandung senyawa yang mirip eugenol.

Hasil penelitian menunjukkan formula satu memiliki daya sebar paling baik (3,6 cm) diikuti oleh formula  tiga (3,5 cm) dan terakhir formula dua (3,4 cm). Formula satu memiliki viskositas paling encer (21,5000 dPas), sedangkan pada formula (2) dan (3) tidak ada perbedaan viskositas secara signifikan(27,6667 dan 25,5000 dPas). Ketiga formula menunjukkan kemampuannya untuk mencegah gigitan nyamuk dengan durasi hampir 5 jam untuk formula (1); selama 2,5 jam untuk formula 2 (sama dengan kontrol positif); dan kurun waktu 2 jam untuk formula 3. Gel repelan minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum sp) menunjukkan bahwa dari setiap formula dengan kosentrasi gelling agent yang berbeda-beda memperlihatkan nilai indeks iritasi primer yang berbeda yakni, dari yang paling baik 0,6667 untuk formula (1), 0.8333 untuk formula (3) dan 1,0000 untuk formula (2).

Dari seluruh uji yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa formula satu merupakan formula terbaik dibanding dua formula lainnya sebagai gel anti nyamuk.

 
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini488
mod_vvisit_counterKemarin409
mod_vvisit_counterPekan ini488
mod_vvisit_counterPekan lalu3412
mod_vvisit_counterBulan ini11643
mod_vvisit_counterBulan lalu26818
mod_vvisit_counterTotal413224
CS Officer :
SPMB 2012
  • Informasi
  • Formulir Jalur Reguler
  • Download dokumen
  • Pengumuman Hasil Seleksi Gelombang 0
  • Pengumuman Hasil Seleksi Gelombang 1
Career Info
  • Analis PT Interbat
  • Lowongan AA wilayah Sukoharjo dan Wonogiri
  • Dosen AKFAR Nasional
  • Open Recruitmen ERHA-RS PIK- DEXA-K 24
  • AA Apotek Tanjung Anom

Official website of Akademi Farmasi Nasional
Copyright © 2011. All Rights Reserved.